Kamis, 28 Juni 2012

Puisi_Riza Multazam Luthfy (Terbit di harian "Surabaya Post" edisi Minggu, 4 April 2010)


Surat untuk Ibu

ibu,
dari pada kaurebus kenangan itu
lebih baik kaupanggang hatiku

niscaya, kautemukan ingatan baru
yang telah lama dikubur suamimu

Malang, 2010


Tragedi Panti

untuk sementara
kutitipkan kau di sini saja
lebih nyaman
tak ada gangguan

aku hanya ingin
merawat ayahmu
yang selalu sibuk
dengan batuknya
yang terlihat betah
dengan gigilnya

aku merasa lega
karena kau lupa
            - jalan rumah -

semoga di tahun baru
suamiku mau berkunjung
mengabarkan
kematian ibumu
yang lama linglung

Malang, 2010


Ranjang Ibu

bu, aku ingin tinggal
bersama suamimu

: menjaga ranjang
  yang ditelantarkan
  sendirian

saban hari
ayah memandangi matanya
tanpa mau bertegur sapa

aku yang bosan
dengan sikap ayah
tak mau banyak bertingkah

”semoga di tempatmu
 kautemukan ranjang baru”

dengan begitu
kau lebih bersemangat
berdialog dengan
    2 malaikat

Malang, 2010


Ibu Bintang

ayah:    “berapa bintang                     
             di langit biru?”

anak:    “ada 1,
             yang 99
             di rambut ibu”

Malang, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar