Kamis, 28 Juni 2012

Puisi_Riza Multazam Luthfy (Terbit di harian "Sriwijaya Post" edisi Minggu, 25 Juli 2010)


Tukang Susu

kalau tak keberatan
tinggal di sini saja seharian
kasihan, ia tak punya teman

kalau ada waktu kosong
tolong dong
kausiapkan susu hangat
agar ia lebih sehat,
hebat, dan punya semangat

: “siapa suruh jadi juragan
tiap hari ditipu kerjaan
lebih nyaman jadi
tukang susu
bisa menyusui
semua anakmu”

Malang, 2010


Pencuri Kopyah

tengah malam
maling itu datang kemari
bukan untuk mengambil almari,
tv, atau kalung istri

ia begitu tenang
penampilannya meyakinkan
layaknya aktor kawakan

setelah satu jam berkeliaran
ia sama sekali tak bergeming
melihat barang mewah
di seluruh sudut rumah

aku pun bosan
tak tahan
dengan ulahnya yang
makin membingungkan

akhirnya,
dengan sedikit canda
aku menyapanya
            “wahai penyamun
             malam dingin begini
             apa yang kaucari?”

tanpa malu
ia hardik telingaku
            “aku hanya mencari kopyah
             yang dulu sering kaubuat khotbah”

Malang, 2010


Kaos Kaki Janda

kak,
suatu saat nanti
akan kucari
kaos kaki
yang kausembunyikan
di lemari

ia satu-satunya
barang yang
tak kaubawa
berkelana

semoga dengan
memakainya
aku menjadi kuat
   - sepertimu -

bisa hidup mandiri
tanpa seorang suami

Malang, 2010


Doa Sepatu

semoga hari ini
ia lupa rumah, kaca, dan kaki-kakinya
yang kuning, mulus, mengkilat

semoga hari ini
ia hanya ingat surau tua
yang mulai ditinggalkan senja

semoga, lusa
ia membasuhku dengan semir baru
bukan bercak darah
yang selama ini
membasahi lengan dan punggungku

Malang, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar