Kamis, 28 Juni 2012

Puisi_Riza Multazam Luthfy (Terbit di harian "Malang Post" edisi Minggu, 25 Januari 2009)


Kebenaran Punya Siapa?

mahasiswa jurusan filsafat bilang:
"inilah kebenaran!"
mahasiswa jurusan biologi berseloroh:
"bukan, kamu salah!
akulah yang benar!"
mahasiswa jurusan bahasa ngotot:
"gak ada yang benar,
kecuali yang ku katakan!"

akupun bertanya dalam hati:
terus bagaimana denganku?
ijazah SD saja tak punya
haruskah ku juga bilang:
"saya yang paling benar!"

lantas datang petani desa
membawa cangkul dan sabit
bernada lirih,
ia berkata:
"kebenaran hanya milik Tuhan!"

Yogyakarta, 2008


Lazuardi Sayang

dinginnya malam menggigit ubun
anginnya menyisir rambut beraiku
mulutku terkatup tak bergeming
ku paksa jemariku membuka pintu kamar
ku perintah kedua kakiku berpetualang
tangkapi udara-udara liar

mataku terpana pada satu sinar terang
lazuardi menyapa dengan mesranya:
"hai pemuda desa,
tanggalkan jaket lusuhmu
lepas juga selimut rajutan ibumu
ku ingin malam ini jadi milik kita
cumbuiku dengan kelembutan
berikan kecup hangat di keningku
agar ku bisa menemuimu
di hari esok"

akupun tergoda dengan rayuan gombal
si lazuardi yang cantik jelita
bulu matanya lentik
bibirnya merah merekah
hidungnya lancip membukit
senyumnya menebar aroma melati

malampun semakin dingin
suasana ikut menghening
ku buka lebar mulutku yang terkatup
    coba tantang egoku tuk berucap:

"oh, lazuardi sayang
aku cinta padamu!"

Malang, 2008


Hajat Jiwa

ingin kucubit
jiwamu yang suka genit
ingin kujarah
jiwamu yang suka marah
ingin kutendang
jiwamu yang suka jalang
ingin kutembak
jiwamu yang suka galak
ingin kubakar
jiwamu yang suka sangar
ingin kuiris
jiwamu yang suka sadis
ingin kusayat
jiwamu yang suka khianat
ingin kutikam
jiwamu yang suka kejam
ingin kucekik
jiwamu yang suka sirik
ingin kubunuh
jiwamu yang suka angkuh

ingin kau rampas
jiwaku
agar tak bisa memelas
kepadamu

Bojonegoro, 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar